Persyaratan Emosional
Ketika ada beberapa anak yang dapat tampil dalam situasi yang tidak memungkinkan, kebanyakan anak akan menghargai sebuah lingkungan yang aman dan nyaman untuk mereka belajar. Lingkungan ini seharusnya mudah ditebak, positif dan bersih dimana segalanya memilikintempatnya dengan aturan yang jelas, terurut dan disiplin. Tidak sebolehnya ada ejekan yang menakutkan anak dalam sekolah. Anak harus dapat melawan rasa takut dan mendapat perhatian dari yang berwajib secara mudah dan mengharapkan orang dewasa untuk menghilangkan rasa takut mereka dengan cepat. Jika memungkinkan, seharusnya ada perubahan kecil pada karyawan dan personil (Rolling) dimana para guru mencintai pekerjaan mereka dan menghasilkan banyak kemauan baik, senyum dan tawa.
Kualitas waktu akan diberikan untuk menyanyi, berbicara, memberitahu, menjelaskan dan menyatakan maksud seseorang, harapan dan cerita. Anak biasanya diajarkan untuk menghargai orang lain dengan sorak-sorai dan tepuk tangan. Membantu anak untuk membangun pertemanan dengan menaruh mereka dalam sebuah team kecil. Beri nasihat kepada yang tidak tahu bagaimana berbagi dan melayani orang lain. Subjek pengajaran dan isi hanya bagian kecil dari pendidikan untuk anak kecil. Belajar untuk mencintai diri sendiri dan orang lain adalah sangat penting untuk kesuksesan pada masa depan.
Orang tua maupun guru dapat menegaskan anak untuk aksi positive dan kemauan baik terhadap orang lain. Sanjungan mengenai keindahan alami atau kekayan keluarga sebaiknya secara ketat dicegah. Malah sebaiknya memuji anak untuk menghormati orang lain dan menunjukan kebaikan dan kepatuhan sebagaimana kepatuhan kepada yang kewenangan. Aksi ketidakpatuhan akan cepat ditemukan dan dikoreksi. Ajari anak untuk berkata “maaf” dengan cara yang layak dan juga bagaimana untuk memaafkan orang lain dengan cara yang layak pula. Pada pengalaman kerja yang lalu dengan anak, itu menjadi hal yang biasa untuk menemukan anak yang tidak diajari dan tidak pernah diajarkan untuk berkata maaf dengan benar atau secara ramah memaafkan orang lain untuk kesalahan yang mereka buat. Malahan mereka akan menyerang balik sebagaimana kemarahan mereka meningkat.
Orang tua dan guru harus mencoba untuk tidak menghukum atau jika dibutuhkan, untuk menjelaskan kerasnya pelanggaran kepada anak. Orang tua dan guru juga harus cepat memaafkan dan melupakan kesalahan anak yang akan terulang lagi dan lagi sampai mereka menjadi dewasa dan berharap tidak akan mengulanginya lagi. Sangat sedikit anak yang berhenti melakukan perbuatan yang salah bahkan setelah mereka sudah diajarkan atau dihukum. Anak kecil tetap anak kecil dan mereka butuh waktu untuk belajar dan berkembang.
Mengajari anak bagaimana menyatakan cinta menggunakan 5 bahasa cinta yang ditemukan oleh Gary Chapman. Menyemangati anak untuk melakukan pelayanan, memberi hadiah, bersorak, menegaskan dan merayakan keberhasilan adalah bagian dari lingkungan yang sehat untuk mendewasakan dan menstabilkan emosi dan untuk menolong mereka membangun team yang positif dinamik dengan yang lain.
Menyemangati anak untuk melakukan hal yang keras dan membosankan untuk membangun ketekunan dan ketahanan. Keberhasilan datang bukan dari menyerah. Hal ini harus diajarkan secepat mungkin.
Untuk meningkatkan stabilitas emosional dan ketenangan lebih lanjut, lingkungan seharusnya memiliki warna yang cocok secara terkoordinir dan terpasang sesuai selera. Peneliti telah menemukan bahwa latar permainan music klasik atau barok juga menciptakan ketertiban untuk merangsang belajar. Music klasik dan barok sangat terkenal untuk menenangkan pikiran manusia dan membuat orang untuk lebih focus dan berkonsentrasi pada pekerjaan yang dikerjakan.
Anak dengan kestabilan emosi yang kuat, yang juga tegas dan banyak teman dan berkarakter tekun dan tahan banting, hanya sedikit yang tidak bisa dicapai oleh anak itu dalam kehidupan ini.
Comments are closed